Akses blog nasihat remaja muslim via HP/Ponsel klik ini: www.nasihatremajamuslim.blogspot.com/?m=1

Tujuan Hidup Manusia

Banyak orang memiliki tujuan hidup yang berbeda-beda. Ada yang...

Berhentilah Teriak !!!

Kali ini, saya ingin bercerita tentang salah satu kebiasaan yang ditemui pada...

Sebuah Renungan Kita

ANAK KECIL ingin segera DEWASA YANG TUA lebih...

Menjadi Bayi yang Keduakali

Subhanallah... Proses perubahan yang dialami oleh manusia hampir dua kali, ketika...

Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Kamis, Agustus 18, 2011

RAMADHAN...OH...RAMADHAN

Aku jadi teringat akan puasaku dan ibadahku di bulan ini,

banyak yg hanya baru sekedar "ceremony" belum pantas dianggap amal sholeh,

Puasaku masih seperti anak kecil yang hanya menahan lapar dan haus,

padahal sejatinya tidak demikian,

lisanku sering bertutur kata yg mengarah pergunjingan,

mataku liar menatap yang tidak berhaq,

telingaku mendengar yang tak layak,

kakiku melangkah ke arah yg tak tentu,

terlebih hatiku yg tak terlihat, justru kacau tak menentu,

di dalamnya bergulat antar hawa nafsuku dengan nurani imanku,



sungguh sebenarnya aku malu pada yang telah menciptaku,

ya..Rabb, maafkan dan ampuni dosaku,

bimbinglah aku dengan rahmatmu...

jangan biarkan aku liar tanpa arahan dariMu,



17 hari di bulan suci kulalui dengan hati yg masih kalut,

bukan sekedar karena otak lagi kusut, tapi karena iman yang masih keriput.



Note ini dibuat dengan hati teriris perih,

meratapi nasib iman yang meronta,

meminta belas kasih dan pertolongan Illahi,

serta maghfiroh penguasa Alam raya ini.



Ya Rabb penguasa dan penggenggam jiwa dan raga ini,

bimbinglah dan arahkanlah diri ini ke jalan yang engkau suka dan ridhai,

bukan jalan yang engkau murkai dan engkau benci.

sungguh aku merana dengan jiwa yang hampa,

dengan puasa yang kurang tertata, tadarus yang jarang ditaddaburi,

tarawih yang sering tak konsentrasi karena rasa kantuk yang menjadi-jadi.



Ya Rabb, bukan karena amal puasaku yang bisa menghapus dosaku,

tapi semata karena rahmat dari Mu yang engkau cucurkan pada hambaMu.

Berilah aku setetes embun penyejuk hati yang dapat menyegarkan iman dan kalbu yang sedang layu.

Agar kembali segar, mekar dan mewangi bagai taman surgawi...

amin ya Rabbal 'Alamin....

(By: NPAW)

Minggu, Agustus 14, 2011

SURAT DARI SEORANG IBU YANG HATINYA TERSAYAT

(Ini surat dari seorang ibu yang tersayat hatinya. Linangan air mata bertetesan deras menyertai tersusunnya tulisan ini.)

“Ananda…"
Aku lihat engkau lelaki yang gagah lagi matang. Bacalah surat ini. Dan kau boleh merobek-robeknya setelah itu, seperti saat engkau meremukkan kalbuku sebelumnya.

Sejak dokter mengabari tentang kehamilanku, aku berbahagia. Ibu-ibu sangat memahami makna ini dengan baik. Awal kegembiraan dan sekaligus perubahan psikis dan fisik. Sembilan bulan aku mengandungmu. Seluruh aktivitas aku jalani dengan susah payah karena kandunganku. Meski begitu, tidak mengurangi kebahagiaanku. Kesengsaraan yang tiada hentinya, bahkan kematian kulihat di depan mataku saat aku melahirkanmu. Jeritan tangismu meneteskan air mata kegembiraan kami.

Berikutnya, aku layaknya pelayan yang tidak pernah istirahat.
Kepenatanku demi kesehatanmu...
Kegelisahanku demi kebaikanmu...
Harapanku hanya ingin melihat senyum sehatmu dan
Permintaanmu kepada Ibu untuk membuatkan sesuatu.

Masa remaja pun engkau masuki. Kejantanan & Kedewasaanmu semakin terlihat, Aku pun berikhtiar untuk mencarikan gadis yang akan mendampingi hidupmu. Kemudian tibalah saat engkau menikah. Hatiku sedih atas kepergianmu, namun aku tetap bahagia lantaran engkau menempuh hidup baru.

Seiring perjalanan waktu, aku merasa engkau bukan anakku yang dulu.
Hak diriku telah terlupakan. Sudah sekian lama aku tidak bersua, meski melalui telepon. Ibu tidak menuntut macam-macam. Sebulan sekali, jadikanlah ibumu ini sebagai persinggahan, meski hanya beberapa menit saja untuk melihatmu wahai anakku.

Ibu sekarang sudah sangat lemah.
Punggung sudah membungkuk,
gemetar sering melecut tubuh dan berbagai penyakit tak bosan-bosan singgah kepadaku.
Ibu semakin susah melakukan gerakan.

Ananda…

Seandainya ada yang berbuat baik kepadamu, niscaya ibu akan berterima kasih kepadanya. Sementara bu telah sekian lama berbuat baik kepada dirimu.

Manakah balasan dan terima kasihmu pada Ibu????
Apakah engkau sudah kehabisan rasa kasihmu pada Ibu????
Ibu bertanya-tanya, dosa apa yang menyebabkan dirimu enggan melihat dan mengunjungi Ibu????
Baiklah, anggap Ibu sebagai pembantu, mana upah Ibu selama ini?

Ananda…

Ibu hanya ingin melihatmu saja. tidak lebih....
Kapan hatimu memelas dan luluh untuk wanita tua yang sudah lemah memelas dan dirundung kerinduan, sekaligus duka dan kesedihan???? Ibu tidak tega untuk mengadukan kondisi ini kepada Dzat yang di atas sana. Ibu juga tidak akan menularkan kepedihan ini kepada orang lain. Sebab, ini akan menyeretmu kepada kedurhakaan. Musibah dan hukuman pun akan menimpamu di dunia ini sebelum di akhirat nanti. Ibu tidak akan sampai hati melakukannya, karena engkau adalah darah dagingku.

Ananda…

Walaupun bagaimanapun engkau masih buah hatiku, bunga kehidupan dan cahaya diriku…

Ananda…

Perjalanan tahun akan menumbuhkan uban di kepalamu. Dan balasan dari jenis amalan yang dikerjakan. Nantinya, engkau akan menulis surat kepada keturunanmu dengan linangan air mata seperti yang Ibu alami. Di sisi Allah, kelak akan berhimpun sekian banyak orang-orang yang menggugat. Engkau akan mendapat balasan yang sama seperti yang kau lakukan pada ibu, jika engkau tak menyadarinya. Mohonlah ampun pada Rabb-mu wahai anakku.

Ananda…

Takutlah engkau kepada Allah karena kedurhakaanmu kepada Ibu. Sekalah air mataku, ringankanlah beban kesedihanku. Terserahlah kepadamu jika engkau ingin merobek-robek surat ini.

Ketauhilah,

“Barangsiapa beramal shalih maka itu buat dirinya sendiri. Dan orang yang beruat jelek, maka itu (juga) menjadi tanggungannya sendiri.”

Ananda…

Ingatlah saat engkau berada di perut ibu. Ingat pula saat persalinan yang sangat menegangkan. Ibu merasa dalam kondisi hidup atau mati. Darah persalinan, itulah nyawa Ibu. Ingatlah saat engkau menyusu. Ingatlah belaian sayang dan kelelahan Ibu saat engkau sakit. Ingatlah….. Ingatlah…..

Karena itu, Allah menegaskan dengan wasiat: “Wahai, Rabbku, sayangilah mereka berdua seperti mereka menyayangiku waktu aku kecil.”

Ananda…

Allah berfirman, “Dan dalam kisah-kisah mereka terdapat pelajaran bagi orang-orang berakal…” (Yusuf: 111)

Pandanglah masa teladan dalam Islam, masa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam masih hidup, supaya engkau memperoleh potret bakti anak kepada orang tua.”

Sumber

Selasa, April 05, 2011

MERANTAU

Imam Syafi'i pernah berkata....

Ciri orang yang berakal dan berbudaya adalah tidak akan tinggal seterusnya di satu tempat. Meninggalkan tempat tinggalnya untuk mengembara, itulah bagian dari istirahatnya.

Pergilah dengan penuh keyakinan! Niscaya akan engkau temukan pengganti semua yang engkau tinggalkan.

Bekerja keraslah karena hidup akan terasa nikmat setelah bekerja.

Sungguh, aku melihat air yang tergenang dan berhenti, memercikkan bau tak sedap. Andaikan saja ia mengalir, air itu akan terlihat bening dan sehat. Sebaliknya jika engkau biarkan air itu menggenang, ia akan membusuk.

Singa hutan dapat menerkam mangsanya setelah ia tinggalkan sarangnya.

Anak panah tak akan mengenai sasarannya, jika tak beranjak dari busurnya.

Andaikan mentari berhenti selamanya di tengah langit, niscaya umat dari ujung barat sampai ujung timur akan bosan kepadanya.

Emas bagaikan debu, sebelum ditambang sebagai emas. Sedangkan, pohon cendana yang masih tertancap pada tempatnya, tidak ubahnya pohon-pohon untuk kayu bakar.

Jika engkau tinggalkan tempat kelahiranmu, engkau akan temui derajat mulia di tempat yang baru dan engkau bagaikan emas yang sudah terangkat dari tempatnya.

Pergilah merantau untuk mencari kemuliaan karena dalam perjalanan itu ada empat kegunaan; yaitu menghilangkan kesedihan, mendapatkan ilmu, mengagungkan jiwa, dan dapat bergaul dengan orang banyak. (Imam Syafi'i)

sumber:
http://www.facebook.com/photo.php?pid=201402&id=1762802159#!/photo.php?pid=465392&id=1762802159&fbid=1265857384202

MENJADI BAYI YANG KEDUA KALINYA

Subhanallah...
Proses perubahan yang dialami oleh manusia hampir dua kali, ketika menjadi bayi pertama dan akan menjadi bayi kedua. Ini yang akan dialami oleh semua manusia, yang semua ini merupakan tanda dan isyarat dalam kehidupan.

Untuk lebih jelasnya kita lihat persamaan di bawah ini :

Bayi PERTAMA :
1. sering menangis
2. jalan tertaih-tatih
3. Sulit makan dan tidur
4. Sering buang air kecil
5. Kondisi lemah rawan sakit
6. Bicaranya kurang jelas dan tidak focus
7. Sedikit memori kecerdasan

Bayi KEDUA :
1. sering menangis
2. jalan tertaih-tatih
3. Sulit makan dan tidur
4. Sering buang air kecil
5. Kondisi lemah rawan sakit
6. Bicaranya kurang jelas dan tidak focus
7. Sedikit memori kecerdasan

Yang MEMBEDAKAN adalah ketika bayi pertama yang mengasuh adalah AYAH DAN IBUNYA sementara bayi kedua yang mengasuh adalah ANAK-ANAKNYA. Maka ketika bayi bayi pertama tersebut, telah menjadi dewasa, wajib baginya untuk merawat dan mengasuh ayah dan ibunya, seperti dia masih menjadi bayi pertama.

Kami memaparkan ini adalah dengan tujuan agar kita kembali ingat itulah yang kita alami, obat macam apapun tidak akan bisa menghindar dari bayi kedua ini, agar agar saat kita mengalami bayi kedua kita bisa mempersiapkan diri dan mengantisipasinya. Mak ibarat rambu adalah rambu kuning, yang seharusnya untuk bersiap-siap untuk menghadapi lampu merah.

Apabila pengendara tidak konsentrasi terhadap rambu-rambu lalu lintas maka dapat dipastikan akan mengalami kecelakaan !
Naudzubillah.

Namun apabila sang pengendara selalu memperhatikan dan mengindahkan rambu-rambu lalu lintas, maka sang pengendara insyallah selamat.

Begitulah perumpamaan kita. Perubahan fisik yang kita alami dari bayi pertama menuju bayi kedua adalah merupakan bagian dari rambu Ilahi yang sebetulnya dan seharusnya kitra indahkan.

Setelah itu, sudah adakah bekal menuju Ilahi?
Berbahagialah orang yang mempunyai bekal menuju Ilahi karena mereka akan bertemu kekasihNya.

Allah Subhanallohu wa ta'ala berfirman :
“ Dan barangsiapa Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada kejadian(nya) Maka apakah mereka tidak memikirkan ? .”
( QS. Yaasiin : 68 )

Semoga yang pendek ini bermanfaat.
http://www.facebook.com/photo.php?fbid=10150144900279016&set=at.266830049015.144470.266825394015.100000232644401&ref=nf

Kamis, Juli 23, 2009

RENUNGAN UNTUK KITA.....

SEBUAH RENUNGAN...

ANAK KECIL ingin segera DEWASA
YANG TUA lebih suka tetap menjadi MUDA

PENGANGGURAN mencari PEKERJAAN
Sedangkan PARA PEKERJA sudah merasa BOSAN


ORANG KAYA masih MEMBURU HARTA
Padahal memburu harta pekerjaan ORANG TAK PUNYA

SESEORANG sering di timpa KEKALAHAN...
Tapi selalu TIDAK PUAS setelah mendapat KEMENANGAN

APAKAH MEREKA LARI DARI TAKDIR TUHAN.... Ataukah
Mereka KEBINGUNGAN karena TAK PUNYA KEMAMPUAN?
TIADA HAK apapun yang wajib dimiliki seorang hamba
Tapi tiada usaha yang SIA-SIA dari-NYA
Jika mereka DISIKSA itu adalah KEADILAN-NYA
Bila mereka DIBERI NIKMAT, itu karena KEMURAHAN-NYA
KEMURAHAN DZAT YANG MAHA LUAS lagi MAHA MULIA

Sungguh MENGHERANKAN...
Bagaimana dia BERBUAT MAKSIAT kepada TUHAN?
Atau KUFUR MENGINGKARI TUHAN?

Bagi ALLAH SEGALA GERAKAN
Dan KETENANGAN dapat DIA SAKSIKAN
Segala sesuatu pasti mempunyai TANDA
Yang DAPAT MENUNJUKKAN bahwa DIA MAHA ESA

AMPUNAN-NYA mampu MENENGGELAMKAN SELURUH DOSA-DOSA
Lalu bagaimana dengan KERIDHAAN-NYA?
KERIDHAAN-NYA MEWUJUDKAN SEGALA CITA-CITA
Lalu Bagaimana dengan CINTA-NYA?
CINTA-NYA sampai AKAL tak sanggup lagi MENCERNA
Lalu bagaimana dengan SAYANG-NYA?
SAYANG-NYA telah MELUPAKAN YANG LAINNYA
Lalu bagaimana dengan KASIHNYA?
Berapa banyak kita MEMOHON kepada Allah disaat KESULITAN MENIMPA?
Jika sudah lenyap segala bencana kita sangat mudah MELUPAKAN-NYA
Kita berdoa ditengah lautan, Agar DIA MENYELAMATKAN kapal
Tapi jika kapal sudah sampai di daratan , kita mudah MELUPAKAN-NYA
Kita berada diudara dengan AMAN dan PENUH KETENANGAN
Kita TIDAK JATUH, karena ALLAH memberikan PERLINDUNGAN.
Kita MELUPAKAN-NYA ketika kita telah SUKSES dalam UJIAN
Jika KITA DIGAGALKAN-NYA,
Kita akan MENYEMPURNAKAN DOA kita KEPADA-NYA

APAKAH SUDAH MUNCUL BENIH-BENIH CINTA YANG TUMBUH MENYEBAR KESELURUH TUBUH INI?
ATAUKAH RASA ITU MASIH SAJA JAUH TAK TERHINGGA?
SUNGGUH!!!... BETAPA BESARNYA CINTA ALLAH SWT kepada HAMBA-NYA

AKU masih saja TENGGELAM dalam KESESATAN
ENGKAU MENYURUHKU untuk BERTOBAT MEMINTA AMPUNAN
ENGKAU TIDAK MENGURANGI…., ketika AKU TERSESAT.
Kepadaku ENGKAU MENAMBAHKAN….
SEHINGGA... , Seolah KESESATANKU adalah SEBUAH KEBAIKAN
ENGKAU BALAS KEBURUKAN dengan KEBAIKAN
SEOLAH ENGKAU MERIDHAIKU untuk melakukan KEBOHONGAN dan KEDUSTAAN...
SUBHANALLAH....

DAN NIKMAT TUHANMU MANA LAGIKAH YANG KAMU DUSTAKAN?...
DAN NIKMAT TUHANMU MANA LAGIKAH YANG KAMU DUSTAKAN?...

(Semilir Angin Surga) Oleh Elvi Zuhailina
*EZ/22/06/09*

Rabu, Desember 03, 2008

BERHENTILAH TERIAK !!!

Berhentilah Teriak !!!
Teriakan akan mematikan ROH

Kali ini, saya ingin bercerita tentang salah satu kebiasaan yang ditemui pada penduduk yang tinggal di sekitar kepulauan Solomon, yang letaknya di PasifikSelatan. Nah, penduduk primitif yang tinggal di sana punya sebuah kebiasaan yang menarik yakni meneriaki pohon. Untuk apa? Kebisaan ini ternyata merekalakukan apabila terdapat pohon dengan akar-akar yang sangat kuat dan sulit untuk dipotong dengan kapak.


Inilah yang mereka lakukan, jadi tujuannya supaya pohon itu mati.Caranya adalah, beberapa penduduk yang lebih kuat dan berani akan memanjat hingga ke atas pohon itu.Lalu, ketika sampai di atas pohon itu bersama dengan penduduk yang ada di bawah pohon, mereka akan berteriak sekuat-kuatnya kepada pohon itu. Mereka lakukanteriakan berjam-jam, selama kurang lebih empat puluh hari. Dan, apa yang terjadi sungguh menakjubkan. Pohon yang diteriaki itu perlahan-lahan daunnya mulai mengering. Setelah itu dahan-dahannya juga mulai rontok dan perlahan-lahan pohon itu akan mati dan mudah ditumbangkan.


Kalau kita perhatikan apa yang dilakukan oleh penduduk primitif ini sungguhlah aneh. Namun kita bisa belajar satu hal dari mereka. Mereka telah membuktikanbahwa teriakan-teriakan yang dilakukan terhadap mahkluk hidup tertentu seperti pohon akan menyebabkan benda tersebut kehilangan rohnya. Akibatnya, dalamwaktu panjang, makhluk hidup itu akan mati.


Nah, sekarang, apakah yang bisa kita pelajari dari kebiasaan penduduk primitif di kepulauan Solomon ini? Ooow, sangat berharga sekali! Yang jelas, ingatlahbaik-baik bahwa setiap kali Anda berteriak kepada mahkluk hidup tertentu maka berarti Anda sedang mematikan rohnya.


Pernahkah Anda berteriak pada anak Anda?

Ayo cepat!

Dasar lelet!

Bego banget sih!

Begitu aja nggak bisa dikerjakan?

Jangan main-main disini!

Berisik!


Atau, mungkin Anda pun berteriak balik kepada pasangan hidup Anda karena Anda merasa sakit hati?

Saya nyesal kawin dengan orang seperti kamu tahu nggak diri!

Bodoh banget jadi laki/bini nggak bisa apa-apa!

Aduuuuh, perempuan / laki kampungan banget sih!?


Atau, bisa seorang guru berteriak pada anak didiknya:

Stupid, soal mudah begitu aja nggak bisa!

Kapan kamu jadi pinter?!


Atau seorang atasan berteriak pada bawahannya saat merasa kesal :

Eh tahu nggak?!

Karyawan kayak kamu tuh kalo pergi aku nggak bakal nyesel!

Ada banyak yang bisa gantiin kamu!

Sial! Kerja gini nggak becus?

Ngapain gue gaji elu?


Ingatlah! Setiap kali Anda berteriak pada seseorang karena merasa jengkel, marah, terhina, terluka ingatlah dengan apa yang diajarkan oleh penduduk kepulauan Solomon ini. Mereka mengajari kita bahwa setiap kali kita mulai berteriak, kita mulai mematikan roh pada orang yang kita cintai. Kita juga mematikan roh yang mempertautkan hubungan kita.


Teriakan-teriakan, yang kita keluarkan karena emosi-emosi kita perlahan-lahan, pada akhirnya akan membunuh roh yang telah melekatkan hubungan kita. Jadi, ketika masih ada kesempatan untuk berbicara baik-baik, cobalah untuk mendiskusikan mengenai apa yang Anda harapkan.


Coba kita perhatikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Teriakan, hanya kita berikan tatkala kita bicara dengan orang yang jauh jaraknya, bukan? Nah, tahukah Anda mengapa orang yang marah dan emosional, mengunakan teriakan-teriakan padahal jarak mereka hanya beberapa belas centimeter. Mudah menjelaskannya. Pada realitanya, meskipun secara fisik mereka dekat tapi sebenarnya hati mereka begitu jauh. Itulah sebabnya mereka harus saling berteriak! Selain itu, dengan berteriak, tanpa sadar mereka pun mulai berusaha melukai serta mematikan roh orang yang dimarahi karena perasaan-perasaan dendam, benci atau kemarahan yang dimiliki. Kita berteriak karena kita ingin melukai, kita ingin membalas.


Jadi mulai sekarang ingatlah selalu. Jika kita tetap ingin roh pada orang yang kita sayangi tetap tumbuh, berkembang dan tidak mati, janganlah menggunakanteriakan-teriakan. Tapi, sebaliknya apabila Anda ingin segera membunuh roh orang lain ataupun roh hubungan Anda, selalulah berteriak. Hanya ada 2 kemungkinan balasan yang Anda akan terima. Anda akan semakin dijauhi. Ataupun Anda akan mendapatkan teriakan balik, sebagai balasannya. Saatnya sekarang, kita coba ciptakan kehidupan yang damai, tanpa harus berteriak-teriak untuk mencapai tujuan kita


Peace & Love


Smoga artikel ini bermanfaat bagi anda semua....

Rabu, Maret 26, 2008

KECERDASAN MANUSIA

IQ, EQ & SQ

Pengertian:

IQ (Intellegent Quotient)

Adalah sebuah kecerdasan yang dimiliki oleh manusia dalam bentuk kecerdasan otak/ kemampuan otak untuk berfikir. Fungsi ini terdapat pada fungsi otak yang disebut Nouro Corteks yang ada pada otak manusia.

EQ (Emotional Quotient)

Adalah sebuah kecerdasan manusia, dimana seorang individu mampu merasakan apa yang orang lain rasakan dan berhubungan dengan perasaan. Kecerdasan ini berada pada fungsi Limbic System pada otak manusia.

SQ (Spiritual Quotient)
Adalah kecerdasan yang dimiliki oleh manusai dimana ia selalu mencari makna dan arti hidup di dunia. Kecerdasan ini terdapat pada fungsi God Spot.

TUNGGU KELANJUTANNYA, SEDANG DISUSUN. SABAR YA.......!!!
Lebih lengkapnya klik:
http://www.esqway165.com

Selasa, Maret 25, 2008

Renungkanlah Saudaraku

Valentine's Day

Dalam Tinjauan Syar'i

Diantara kematian yang diperingati secara massal oleh begitu banyak orang yaitu kematian St. Valentine yang diyakini terjadi pada tanggal 14 Februari. Ia dihukum mati karena menentang kaisar yang melarang pernikahan di kalangan pemuda pada waktu itu. Hari kematian itu kemudian diperingati oleh sebagai Valentine's Day (hari valentine), suatu hari dimana orang-orang menyatakan rasa cinta dan kasih sayang kepada orang-orang yang diinginkannya. Dihari itu ada yang menyatakan perasaan kasih sayangnya kepada teman, guru, orangtua, kakak atau adik dan yang paling banyak ditemui adalah mereka yang menyatakan cintanya kepada pasangan atau kekasihnya. Dihari itu pula, para lelaki/perempuan yang ingin menyatakan cintanya mengirimkan kartu atau hadiah berupa coklat atau kado kepada orang yang dituju dengan kalimat be my valentine atau jadilah valentineku atau sama artinya jadilah kekasihku.

Benarkah semua itu merupakan kebaikan???

Sejarah Ringkas Valentine's Day

Ribuan literatur yang berupaya menggali sejarah awal hari valentine masih berbeda pendapat. Ada banyak versi ttg asal perayaan valentine ini. Yang paling populer adalah kisah Valentinus atau St. Valentine yang diyakini hidup pd masa Claudius II yang menemui ajal pada tanggal 14 feb 269 M, namun inipun ada beberapa versi. Yang jelas dan tidak mengandung silang pendapat adalah kalau kita menilik secara lebih jauh lagi kedalam tradisi Paganismu atau pemujaan dewa-dewi romawi kuno.

Waktu itu ada perayaan yang dikenal sebagai Lupercalia, didalamnya terdapat rangkaian upacara penyucian dimasa romawi kuno ( 13-18 feb) 2 hari pertama dipersembahkan utuk dewi cinta ( queen of veferise love) Juno Vebruata. Pada hari itu, para pemuda mengundi nama-nama gadis didalam kotak, lalu setiap pemuda mengambil nama secara acak dan gadis yang namanya keluar harus menjadi pasangannya selama setahun untuk senang-senang dan objek hiburan.

Pada 15 Feb, mereka meminta perlindungan dewa Lupercalia dari gangguan serigala. Selama upacara ini, kaum muda melecut (mencambuk) orang dengan kulit binatang dan wanita berebut untuk dilecut karena dianggap lecutan itu akan membuat mereka menjadi lebih subur. Ketika agama katolik memasuki Roma, mereka mengadopsi upacara ini dan mewarnainya dengan nuansa nasrani, antara lain : mengganti nama-nama gadis Paus dan Pastur. Diantara pendukungnya adalah Kaisar Constantinus dan Paus Gregorius I. Kemudian agar lebih mendekatkan lagi pada ajaran nasrani, pada 496M Paus Glasius I menjadikan upacara romawi kuno ini menjadi hari perayaan gereja dengan nama Saint Velentine's Day untuk menghormati St. Valentine yang mati pada tanggal 14 feb tentang siapakah sesungguhnya St. Valentine ini - Seperti telah disinggung diatas - para sejarawan masih berbeda pendapat.

Pada saat ini, sekurang-kurangnya ada 3 nama Valentine yang meninggal pada tgl 14 feb. Diantaranya ialah kisah yang menceritakan bahwa Caisar Claudius II menganggap tentara bujangan lebih tabah dan kuat dalam medan peperangan dari pada orang yang menikah. Caisar lalu melarang para pemuda untuk menikah, tetapi tindakan Caisar itu mendapat tantangan dari St. Valentine yang secara diam-diam menikahkan banyak pemuda sehingga diapun ditangkap dan dihukum gantung pada 14 feb 269M.
"Valentine's Day" Adalah perbuatan orang-orang Kafir
Saudaraku seiman, jelas sudah bahwa hari valentine berasal dari mitos dan legneda zaman Romawi yang seluruhnya bersumber dari pagnisme musyrik, penyembahan berhala, dan penghormatan kepada pastor. Tidak ada kaitannya dengan kasih sayang, bahkan hanya hubungan kepuasan seks dan nafsu birahi. Lalu mengapa sebagian orang menyambut hari Valentine dengan meriah???
Apa ini merupakan hari istimewa atau hanya ikut-ikutan saja tanpa tahu akar masalah dan muasalnya, dan mengekor pada kebudayaan barat. Bila kenyataannya demikian, maka sangat disayangkan banyak kaum remaja muslim putra dan puteri yang terkena penyakit ikut-ikutan semata dan terlena dengan hura-hura dan kemaksiatan serta mengikuti acara ritual agama lain.

Alloh berfirman:
"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya, pendengaran, penglihatan, dan hati semuanya akan dimintai pertanggungjawabannya." (Q.S Al-Isro 17 & 36)
Perlu diketahui bahwasannya perayaan hari valentine itu tidak ada dalam syari'at islam dan sama sekali tidak pernah dilakukan oleh Rosululloh SAW dan orang-orang yang mulia lagi bertaqwa dari kalangan sahabat, tabi'in, dan ulama setelah mereka. Akan tetapi, perayaan hari valentine adalah salah satu makar orang-orang yahudi yang diselundupkan kepada umat islam supaya mereka umat islam mengadopsinya atau mengikutinya. Karena orang-orang Yahudi tidak senang sebelum orang islam mengikuti agama mereka.
Alloh berfirman:
"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu, hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah, "sesungguhnya petunjuk Alloh itulah petunjuk yang benar" (Q.S Al-Baqoroh (2), 120)
Dengan demikian, jelaslah bahwa bagi kita perayaan hari valentine adalah salah satu acara yang diakan oleh orang-orang kafir dan orang-orang bergelimang dosa dalam ranka bermaksiat, mengumbar syahwat dan memenuhi hawa nafsu belaka.
Hukum merayakan "Valentine's Day"
Keinginan untuk ikut-ikutan memang ada dalam diri manusia, tetapi hal tersebut menjadi tercela dalam islam apabila orang yang diikuti berbeda keyakinan dan pemikiran dengan kaum muslim. Apalagi bila mengikuti dalam perkara aqidah, ibadah, syar'i, dan kebiasaan.
Ikut merayakan Valentine's Day sama saja membenarkan atas klaim (pengakuan) dogma dan ideologi Nasrani seperti Yesus sebagai anak Tuhan. Dalam kacamata Islam, Hal ini merupakan Syirik dan paling tidak sudah terjerumus kedalam dosa tasyabbuh atau menyerupai orang-orang kafir. Jauh-jauh hari Rosululloh SAW melarangnya.
Beliau bersabda:
"Barang siapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk dari kaum tersebut" (HR. Abu Dawud:4031, Ahmad:2/50, 92 dan dishokhihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Irwaul Gholil: 1269)
Ibnu Taimiyyah al-harroni mengatakan:
"Dan sungguh Imam Ahmad dan selainnya telah berhujjah dengan hadist ini tentang haramnya Tasyabbuh(Menyerupai) orang-orang kafir"
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin-pemimpin(mu); sebagian mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain. Barang siapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka" (Q.S Al-Maidah (5);51)
Perayaan Valentine's Day adalah acara ritual agama lain. Hadiah yang diberikan sebagai ungkapan cinta dan kasih sayang adalah sesuatu yang baik, namun bila dikaitkan dengan pesta-pesta ritual agama lain dan tradisi barat maka akan menjadi perbuatan buruk dimata Islam.
Dampak Negatif merayakan "Valentine's Day"
Diantara para Ulama zaman sekarang yang telah menjelaskan dampak negatif Valentine's Day adalah Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin.
1. Valentine's Day merupakan hari raya bid'ah yang tidak ada dasar hukumnya dalam syari'at Islam.
2. Merayakannya dapat menyebabkan hati sibuk dengan perkara rendahan
3. Menjadi generasi penerus tradisi orang-orang kafir
4. Memperbanyak jumlah orang-orang kafir yang mengikuti agama mereka. Padahal dalam sholatnya orang muslim membaca ayat yang artinya:
"Tunjukkanlah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugrahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bahkan (pula jalan) mereka yang sesat" (Q.S Al-Fatihah (1); 6-7)
Bagaimana mungkin ia memohon kepada Alloh agar ditunjukkan kapadanya jalan yang lurus/ jalan yang benar. Namun ia sendiri justru menempuh jalan yang sesat itu dengan sukarela dan senang hati. Na'udzubillah!!!
Walhasil, maka hendaklah kaum muslimin sekarang ini mengetahui dan berhati-hati terhadap propaganda yang diserukan oleh orang-orang kafir yang berusaha untuk menjauhkan orang islam dari ajaran Islamnya. Hal ini banyak kita saksikan di layar TV banyak sekali acara yang yang jauh dari Syar'i. Karena dunia Pertelevisian Indonesia Dikuasai oleh orang-orang kafir.
Tahun Baru Masehi
Hal serupa juga terjadi pada saat sambutan Tahun baru masehi. Banyak orang islam ikut-ikutan merayakannya dengan cara, berkunjung ketempat tertentu, lalu menyalakan kembang api dan begadang hingga dini hari. Hal ini serupa dengan perayaan Valentine's Day diatas. Yang hanya ikut-ikutan tanpa tahu hukumnya.
Tahun baru masehi adalah tahun barunya orang-orang Nasrani yang justru marak dirayakan oleh orang islam. Justru tahun baru Islam yaitu 1 Muharram, jarang yang mengetahui. Kalaupun tahu paling hanya sekedar tahu. Tahun baru islam yaitu tahun baru Hijriyah, hendaknya digunakan untuk Muhasabah diri, menghisab diri, mohon ampun pada Alloh atas dosa yang dilakukan tahun yang lalu dan berdoa agar diberikan kemantapan iman serta diperkuat ketaqwaaanya kepada Alloh SWT.
Renungkanlah hal dibawah ini:
1. Barang siapa hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka dialah orang yang beruntung
2. Barang siapa hari ini sama dengan hari yang kemarin, maka dialah orang yang merugi
3. Barang siapa hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka dialah orang yang celaka
Kesimpulannya:
Janganlah umat Islam mengikuti tradisi dan kebiasaan orang kafir(non islam) dalam segala sesuatu terutama yang berkaitan dengan aqidah, kebiasaan, hukum, syi'ar, karena akan digolongkan kedalam golongan orang kafir walaupun ia masih memeluk islam.
"Wallohua'lambissowab"